Bupati Paulina Haning-Bullu, Sosok Pemimpin Perempuan Yang Hebat

Header Menu

beritaonline | untuk masyarakat in
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Bupati Paulina Haning-Bullu, Sosok Pemimpin Perempuan Yang Hebat

PT. DETIANJO MEDIA CENTER
Rabu, 26 Juni 2019



online-cendana news,-Kupang-NTT, -Salah seorang tokoh pejuang terbentuknya Kabupaten Rote Ndao memuji kepiawian dan kemampuan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE, bahwa orang nomer satu dari nusa seribu lontar tersebut merupakan sosok perempuan yang hebat.

“Beliau merupakan seorang sosok perempuan yang luar biasa. Masyarakat Rote Ndoa tidak salah memilih sosok  perempuan hebat yang jenius, ulet, punya kemampuan, pemberani, cerdas, linca, dan pintar. Dalam berbicara pun beliau sangat sistimatik. Saya melihat ibu Bupati tidak jauh berbeda dengan ibu walikota Surabaya, “Demikian ungkap Cornelis Syah, SH, MH, kepada wartawati media ini dikediamanya, Rabu, (26/06).

Cornelis menuturkan, sebagai seorang pejuang terbentuknya Kabupaten Rote Ndao merasa bangga, Paulina Haning, sebagai salah satu Bupati perempuan pertama kali di Nusa Tenggara Timur.

“Kita harus bangga karena tidak ada Kabupaten atau Kota manapun di NTT yang memiliki Bupati atau Walikota, seorang perempuan,”terang dia.

Diakui, sebagai seorang berlatar belakang dari bidang hukum dan sebagai salah satu pejuang Kabupaten Rote Ndao sejak awal meragukan kemampuan Bupati Paulina Haning-Bullu, namun ketika mendengar pidato perdananya di momen pelantikan, dia sangat optimis dan yakin bahwa  Bupati Paulina adalah seorang ibu yang memiliki kemampuan luar biasa.

“Saya yakin bahwa beliau lima tahun beliau memimpin nanti, Rote Ndao akan mengalami peningkatan pembangunan. Beliau akan meneruskan apa yang telah dicanangkan oleh mantan Bupati Leonard Haning, Lentera Jilid III,”papar Cornelis.

Syah menjelaskan, dilihat dari sisi politik, Bupati Paulina merupakan Presiden di Rote Ndao karena di Republik ini hanya ada tiga pemimpin yang dipilih oleh rakyat secara langsung,  yaitu Bupati, Gubernur dan Presiden.

“Beliau memiliki kewenangan untuk memutuskan dan setiap keputusan yang diambil menggunakan hati nurani layak kasih sayang seorang ibu kepada anak-anaknya,”ujar Syah.

Dikatakan, kepemimpinan Bupati Paulina tidak berbeda dengan Gubernur Victor Laiskodat yang lebih mengedepankan kepariwisataan. Apalagi Gubernur NTT juga berkeinginan memajukan destinasi laut mati. Sehingga ini dayung bersambut.

“Karena kemampuannya, jangan sampai begitu selesai periode pertama Lalu mayarakat Rote Ndao menginginkan beliau maju lagi pada periode ke-2,”ungkap sosok pengacara kondang ini.

Cornelis menanegaskan, program Bupati agar rakyat harus turun laut merupakan motivasi program yang sangat luar biasa maka semua komponen harus mendukung.

“Rote Ndao adalah pulau kelautan yang sudah saatnya dikelolah oleh rakyat Rote Ndao sendiri,”pntahnya.

Menurut dia, Bupati Paulina ternyata bukan tipe pemimpin yang selalu bercongkol di belakang meja, melainkan dalam setiap waktu terus melakukan turba, (turun bawa). Tujuannya, selain untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat juga berkeinginan memantau dari jarak dekat pembagunan yang telah dilaksanakan oleh kontraktor.

“Saya pernah lihat beliau turun langsung ke lapangan untuk melihat proyek jalan tertentu, apakah sudah di hotmiks atau belum,”ucapnya. ##denci ngita